| Mencari Kawasan Wisata Hijau bersama Komunitas Peta Hijau Jakarta |
|
|
|
| Ditulis oleh Andre Nugroho |
| Rabu, 22 Oktober 2008 23:24 |
|
”Kampung Wisata Agro Rawajati Sejak Tahun 2005 sudah dikunjungi lebih dari dua puluh satu ribu orang” ![]() Jakarta punya banyak tempat yang mempromosikan kegiatan ramah lingkungan. Kawasan tersebut bisa anda kunjungi untuk mengikuti kegiatan yang ada di sana. Sebagian warga Jakarta menyebut kawasan ini sebagai titik hijau Jakarta. Beberapa lokasi yang sudah ada saat ini diantaranya adalah Kampung Wisata Agro Rawajati di Pancoran, Kebun Karinda tempat pelatihan tentang pemanfaatan sampah di Lebak Bulus , Kebun Pembibitan Salak Condet di Condet Jakarta Timur atau Kedai Daur Ulang (KDU) milik Pak Nursalam di kawasan Mampang Prapatan. Salah satu titik hujau yang sudah lumayan akrab bagi sebagian warga Jakarta adalah Kampung Wisata Agro Rawajati. Sebelum menyandang predikat Kampung Wisata Agro, kawasan ini beberapa kali mendaptkan penghargaan dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta karena kondisinya yang bersih dan asri sepanjang tahun 2004. Semuanya ini bisa terjadi karena warga Kampung Rawajati punya komitment dalam menjaga keasrian kawasan tersebut. Salah satu warga Kampung Rawajati, Ninik Nuryanto mengatakan semuanya bisa berajalan karena partisipasi aktif warga di kawasan tersebut. “Tidak hanya warga yang punya partisipasi cukup tinggi tetapi aparat pemerintah setempat juga cukup tanggap dengan keinginan warga”, ujar perempuan yang juga menjadi koordinator Kampung Wisata Agro. Tidak gampang memang mempromosikan lokasi yang disebut Titik Hijau Jakarta tetapi bukanya tidak mungkin kita lakukan. Saat ini Komunitas Peta Hijau Jakarta mencoba untuk mengidentifikasi kawasan-kawasan seperti yang ada di Rawajati ke dalam sebuah Peta yang disebut Peta Hijau Jakarta. Menurut Nirwono Yoga yang juga Koordinator Peta Hijau Jakarta tahun ini, warga Jakarta juga butuh informnasi seputar akses jalan yang bisa mereka lalui untuk menuju kawasan tersebut. “ Peta Hijau nantinya memberikan informasi seputar wisata ramah lingkungan kepada warga Jakarta dan akses kendaraan umum seperti busway menuju kawasan-kawasan hijau tersebut”, jelasnya. Untuk mengumpulkan informasi seputar Titik Hijau di Jakarta, Komunitas Peta Hijau melibatkan banyak warga untuk terlibat. Menurut Nirwono Yoga mulai tanggal 25 Oktober mendatang Komunitas Peta Hijau akan mengajak warga Jakarta menyusuri lokasi disekitar 7 koridor busway yang sudah beroperasi. Mereka akan mencari titik hijau yang bisa mereka promosikan melalui Peta Hijau. Nirwono
Yoga berharap nantinya ketika Komunitas Peta Hijau Jakarta selesai
menggarap peta ini, Pemerintah Provinsi Jakarta bisa ikut mendukung
mereka.”Pemerintah bisa membantu dengan menempatkan peta-peta tersebut di halte busway atau stasiun kereta api”, pungkasnya. Anda juga bisa melihat kegiatan berbagai Komunitas Peta Hijau di Jakarta dan daerah lainnya melalui http://greenmap.or.id.
Tulisan ini telah dimuat di situs 89.2 FM Green Radio pada tanggal 15 Oktober 2008. |
| LAST_UPDATED2 |