|
Bandung, Koordinator Peta Hijau 2011 - 2013 |
|
|
|
|
+ Nasional
|
|
Ditulis oleh Elanto Wijoyono
|
|
Rabu, 04 Agustus 2010 03:07 |
|
Hasil Pemilihan Pertama sesuai Statuta

Sejak tahun 2006 koordinasi jaringan nasional Peta Hijau dipegang oleh komunitas Peta Hijau Yogyakarta. Namun, mulai tahun depan hingga tiga tahun berikutnya, koordinasi jaringan nasional akan berpindah ke bumi parahyangan. Ya, komunitas Peta Hijau Bandung telah terpilih sebagai Koordinator Peta Hijau atau Green Map Indonesia untuk periode 2011 - 2013. Pemilihan itu menjadi muara dari gelaran Pertemuan Nasional Peta Hijau 2010 yang diadakan di kota Bandung dan Lembang, Jawa Barat pada tanggal 31 Juli - 2 Agustus 2010 lalu. Dalam pertemuan ini pula, ditetapkan statuta Peta Hijau yang disusun bersama oleh wakil komunitas peta hijau dari 9 daerah atau kota di Indonesia.
|
|
Selanjutnya...
|
|
Apa dan Bagaimana Bandung? |
|
|
|
|
+ Nasional
|
|
Ditulis oleh Elanto Wijoyono
|
|
Rabu, 28 Juli 2010 09:29 |
|
Jelang Pertemuan Nasional Peta Hijau 2010
Empat hari jelang Pertemuan Nasional Peta Hijau 2010 di Bandung dan Lembang, Jawa Barat. Para pegiat peta hijau dari berbagai daerah di Indonesia sudah bersiap untuk hadir, bertemu kembali untuk dapat berbagi kabar kegiatan selama per 2009 - 2010. Panitia kegiatan di Bandung, yang dikoordinasikan oleh Forum Hijau Bandung (FHB), telah mempersiapkan teknis pelaksanaan acara. Salah satu hal terpenting adalah informasi mengenai di mana saja tempat acara dan bagaimana menuju tempat acara. Panitia telah menyediakan informasi tersebut dalam peta berbasis Google yang dapat disimak secara interaktif.

|
|
Selanjutnya...
|
|
Mari Bergabung Menuju Bandung |
|
|
|
|
+ Nasional
|
|
Ditulis oleh Elanto Wijoyono
|
|
Rabu, 21 Juli 2010 01:13 |
|
Bersiap untuk Pertemuan Nasional Peta Hijau 2010
Gerak geliat pegiat Peta Hijau di Indonesia telah sampai pada tahap lanjut. Kesepakatan untuk memperkuat jaringan kegiatan di tingkat nasional telah dimulai sejak tahun 2006 dalam pertemuan nasional pertama di Yogyakarta. Tahun lalu, pada Juli 2009, pegiat Peta Hijau Indonesia telah berkumpul kembali untuk menegaskan paradigma gerakan peta hijau. Kesepahaman prinsip gerakan yang diarahkan sebagai tujuan utama pertemuan saat itu telah menghasilkan kesepahaman pengelolaan gerakan dalam jaringan ini. Dengan dipandu oleh beberapa narasumber dan fasilitator, pertemuan tahun lalu telah meletakkan dasar pengembangan gerakan yang lebih serius, memantapkan diri pada penerapan peran peta hijau bukan saja sebagai alat kampanye, tetapi sebagai alat advokasi. Peta hijau sendiri telah dibangun bersama oleh komunitas internasional sebagai alat alternatif dalam mendorong perubahan sosial. Pemeta hijau Indonesia (seharusnya) di Indonesia sudah pada tahap tersebut dan siap melangkah lebihlanjut.
|
|
Selanjutnya...
|
|
Yogyakarta
|
|
Ditulis oleh Maria Carmelia
|
|
Selasa, 06 Juli 2010 08:18 |
|
Teka-Teki di Ruang Publik
Isu tentang anak selalu menarik perhatian siapa saja. Banyak kegiatan diselenggarakan atas nama anak, dan dipersembahkan untuk anak-anak. Namun, seberapa besar keterlibatan anak sebenarnya? Seberapa besar kebutuhan anak akan hal yang ditawarkan? Respon yang sama menariknya juga diberikan ketika topik yang diangkat bertajuk ‘ruang publik’.
|
|
Selanjutnya...
|
|
|
Membangun Partisipasi Pengelolaan Sampah |
|
|
|
|
Bandung
|
|
Ditulis oleh Forum Hijau Bandung
|
|
Sabtu, 22 Mei 2010 22:28 |
Workshop Peta Hijau Tematik Persampahan di Kota Bandung
Bahaya laten kota Bandung yang selalu menghantui adalah permasalahan sampah. Tata ruang kota Bandung yang padat penduduk dan telah minim lahan terbuka menjadi salah satu rintangan dalam pengelolaan sampah secara terpusat atau mengandalkan fasilitas persampahan seperti tempat pembuangan sampah sementara (TPS) dan tempat pembuangan akhir (TPA) yang sudah terbukti tidak efektif. Untuk itu, hasil dari diskusi rutin Forum Hijau Bandung (FHB) menyatakan bahwa pengelolaan sampah yang efektif di kota Bandung adalah melalui partisipasi masyarakat sejak dari rumah tangga.
|
|
Selanjutnya...
|
|
Jakarta
|
|
Ditulis oleh Ikka Wuwiwa
|
|
Kamis, 06 Mei 2010 21:43 |
|
Keliling Sunda Kelapa dengan Sepeda

Kota Tua di Jakarta makin lama menjadi ikon wisata yang menonjol. Masih terpeliharanya beberapa bangunan tua peninggalan Belanda menjadi berkah tersendiri bagi sebagian warga Kota Tua. Terlebih di kawasan Taman Fatahillah yang direnovasi dan sekarang sering menjadi ajang berbagai kegiatan, mulai dari pertunjukan, pembuatan film, dan lain-lain. Namun, wajah Kota Tua tidak hanya seputar Taman Fatahillah. Kota Tua tidak hanya tempat wisata, tetapi berbagai kegiatan perdagangan terjadi di kawasan ini. Mulai dari perdagangan antar pulau di Pelabuhan Sunda Kelapa sampai perdagangan eletronik di kawasan Glodok. Penghuninya pun beragam, mulai dari etnis Tionghoa, Arab, Bugis, Betawi , Jawa, dll. Permasalahan di kawasan ini pun cukup kompleks. Mulai dari sampah, sanitasi air, pemukiman padat, perdagangan illegal, sarana kesehatan, dan lain-lain.
|
|
Selanjutnya...
|
|
Sanur
|
|
Ditulis oleh Bali Gadang Community
|
|
Minggu, 02 Mei 2010 22:30 |
|
Pegiat Peta Hijau SMA di Indonesia
 
“Anak Sungai”, begitu anggota Tim Green Map senang disebut. Tak perlu menjadi sosok anak sungai sebenarnya (tinggal di pinggir sungai-red), anggota Green Map Team ini telah mengenali seluk-beluk suatu sungai dalam sehari saja.
Kegiatan “anak sungai” tak hanya dilakukan dalam ruangan, tapi juga di lapangan. Seperti pagi itu, 14 Februari 2010 anggota Tim Green Map akan praktik langsung membuat Green Map Sungai Ayung. Green Map (Peta
Hijau) merupakan peta yang dibuat dan dilengkapi tanda (ikon) untuk
membantu pemakainya mengenali lebih lengkap kenyataan lingkungan
ekologis dan budaya di suatu kawasan, terutama perkotaan. Proses
penandaan memanfaatkan 170 ikon Sistem Peta Hijau (Green Map System Icons) yang dikembangkan jaringan global Green Map System (www.greenmap.org).
|
|
Selanjutnya...
|
|
|
|
|
|
|
Halaman 1 dari 11 |